Menag Nasaruddin Umar Beri Penghargaan kepada 30 Guru Buddha

1 month ago 11
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha Kementerian Agama RI memberikan penghargaan kepada 30 Guru Pendidikan Agama Buddha dan Pendidikan Keagamaan Buddha dari berbagai daerah di Indonesia. Penganugerahan tersebut digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Ahad (21/12/2025). Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar.

Dalam kesempatan itu, Menteri Agama RI Prof. Nasaruddin Umar menilai langkah yang dilakukan Direktorat Jenderal Bimas Buddha sangat membantu guru-guru yang mengajar di sekolah Buddha. Menurut dia, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk motivasi agar para guru tetap menjadi teladan bagi peserta didik.

“Kemampuan Pak Dirjen untuk menyisihkan anggaran dan memberikan apresiasi kepada guru berprestasi, seperti pemberian laptop dan piagam penghargaan, akan sangat membantu guru agar lebih termotivasi meraih prestasi ke depan,” ujar Nasaruddin.

Ia juga menyoroti apresiasi kepada guru yang bertugas di daerah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T). Menurutnya, penghargaan terhadap guru di wilayah sulit, serta mereka yang berinovasi, berprestasi, aktif sosial, dan kreatif di bidang konten, akan menumbuhkan semangat baru di kalangan pendidik.

“Dengan apresiasi ini, hasilnya pasti akan terlihat dalam dunia pendidikan. Murid-murid akan lebih hebat dan lebih bersemangat untuk berprestasi,” kata Nasaruddin.

Sementara itu, Dirjen Bimas Buddha Supriyadi menegaskan bahwa pemberian penghargaan tersebut merujuk pada amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang menegaskan bahwa guru berdedikasi dan inovatif berhak memperoleh penghargaan tertinggi.

Sepanjang 2025, Ditjen Bimas Buddha secara konsisten mengimplementasikan program prioritas Kementerian Agama di bidang pendidikan melalui tiga pilar strategis. Dia menjelaskan, pilar pertama adalah kurikulum dan karakter dengan peluncuran kurikulum berbasis cinta sebagai fondasi moral bagi anak bangsa.

Pilar kedua, profesionalisme, diwujudkan melalui percepatan sertifikasi guru lewat program PPKK Jabatan serta transformasi pembelajaran digital agar guru adaptif terhadap teknologi. Pilar ketiga adalah kesejahteraan dan mutu, melalui pelaksanaan asesmen nasional, cek kesehatan gratis bagi siswa, serta penyediaan buku penunjang di daerah tertentu.

“Kami menyadari bahwa guru adalah jantung transformasi ini. Melalui tema Bakti Guru untuk Negeri, Cerdas Berteknologi, Peduli Inklusi, Mulia dalam Budi, kita sedang membangun peradaban,” ujar Supriyadi.

Direktur Jenderal Bimas Buddha berharap, melalui penghargaan ini para guru terus meningkatkan kualitas pembelajaran dengan tetap menjunjung tinggi rasa keadilan dan kepatutan dalam menjalankan tugas profesionalnya.

Sebagai informasi, sebanyak 30 guru terpilih menerima apresiasi setelah melalui proses seleksi yang ketat, meliputi verifikasi dan validasi portofolio. Dokumen pendukung para kandidat sebelumnya dihimpun dan diajukan oleh Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha dari Kantor Wilayah Kementerian Agama tingkat provinsi di seluruh Indonesia.

Penghargaan diberikan kepada Guru Pendidikan Agama Buddha dalam delapan kategori, yakni Dedikatif, Inspiratif, Mengabdi di Daerah Khusus (3T), Inovasi Pembelajaran, Kreatif, Konten Kreator, Guru Berprestasi Akademik dan/atau Non-Akademik, serta Aktivis Sosial (Pengabdian Masyarakat). Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Guru Pendidikan Keagamaan Buddha (PKB) dalam dua kategori khusus, yaitu Guru Inovatif (PKB) dan Guru Kreatif (PKB).

sumber : Antara

Read Entire Article