Jerman Enggan Bergabung dengan Pasukan Stabilisasi Internasional Gaza

1 month ago 28
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Pemerintah Jerman mengatakan tidak akan mengutus pasukannya untuk bergabung dengan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang hendak dikerahkan di Jalur Gaza. Pengerahan ISF merupakan bagian dari rencana perdamaian Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang telah didukung resolusi Dewan Keamanan PBB. 

"Kami tidak akan berpartisipasi dalam pasukan stabilisasi dalam waktu dekat,” kata Menteri Luar Negeri Johann Wadephul kepada kantor berita Jerman, DPA, di Berlin, Jumat (26/12/2025). 

Dia menambahkan, Jerman tak berencana berpartisipasi dalam misi stabilisasi internasional apapun. Namun Wadephul menekankan, Berlin siap mengambil peran konstruktif dalam struktur yang tercantum pada resolusi Dewan Keamanan PBB, seperti dewan perdamaian atau Board of Peace.

Wadephul mengatakan, karena konsultasi awal dengan negara-negara penyumbang pasukan untuk ISF telah dilakukan, kebutuhan selanjutnya untuk fase perdamaian di Gaza adalah kerangka kerja politik. Termasuk arsitektur keamanan yang disediakan ISF dan pasukan keamanan Palestina.

 “Sangat penting untuk dapat memulai semua ini sesegera mungkin. Kita tidak boleh membiarkan pembagian Gaza saat ini menjadi bagian yang dikendalikan oleh tentara Israel dan bagian yang semakin dikendalikan oleh Hamas menjadi permanen,” kata Wadephul. 

Menurut Wadephul, kesabaran diperlukan dalam penerapan rencana perdamaian di Gaza, yang mencakup penarikan bertahap pasukan Israel, pelucutan senjata Hamas, dan pembangunan kembali Gaza. “Meskipun kita berharap ini akan berakhir besok, kita harus mempersiapkan diri untuk kenyataan bahwa ini akan tetap menjadi proses yang panjang. Saat ini, kita masih jauh dari dapat memulai proses rekonstruksi di Jalur Gaza,” ucapnya.

Kendati demikian, dia berharap konferensi rekonstruksi internasional yang direncanakan Jerman bersama Mesir dan negara-negara lainnya, dapat berlangsung pada awal 2026. 

“Namun tentu saja kami mengharapkan negara-negara tetangga di kawasan Teluk khususnya, beberapa di antaranya memiliki sumber daya keuangan yang diperlukan, untuk ikut terlibat,” ujar Wadephul. 

Dia mengakui, sejak gencatan senjata di diberlakukan pada Oktober 2025 lalu, pasokan bantuan kemanusiaan yang memasuki Gaza meningkat. Namun Wadephul menilai, jumlahnya masih belum memadai. 

“Secara keseluruhan, situasinya tidak memuaskan, karena organisasi bantuan yang diakui secara internasional, termasuk yang didukung oleh Jerman, sangat membutuhkan akses ke Gaza," kata Wadephul. 

Read Entire Article