Dari AFF ke SEA Games, Vietnam Tak Goyah, Indonesia Harus Segera Menyusul

1 month ago 21
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Keberhasilan Vietnam merebut medali emas cabang sepak bola putra SEA Games 2025 semakin menegaskan posisi mereka sebagai kekuatan paling konsisten di Asia Tenggara. Kemenangan ini bukan sekadar hasil satu turnamen, melainkan lanjutan dari mata rantai prestasi yang terjaga rapi dari level regional hingga internasional.

Dalam partai final yang berlangsung dramatis di Rajamangala National Stadium, Rabu (18/12/2025) malam WIB, Vietnam menunjukkan karakter juara. Sempat tertinggal dua gol dari tuan rumah Thailand, tim Negeri Paman Ho bangkit dan menuntaskan laga dengan kemenangan 3-2 melalui babak tambahan waktu. Gelar ini datang hanya berselang beberapa bulan setelah Vietnam juga mengangkat trofi AFF 2025, mempertegas arah dominasi yang belum tergoyahkan.

Capaian tersebut sekaligus menjadi cermin bagi Indonesia. Di AFF 2025, Timnas Indonesia sejatinya memperlihatkan performa kompetitif saat menghadapi Vietnam di partai final. Meski kalah tipis 0-1, data ASEAN United mencatat Indonesia tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 68 persen, berbanding 32 persen milik Vietnam. Dari sisi distribusi permainan, Indonesia juga unggul jauh dengan 441 umpan akurat, sementara Vietnam mencatat 185 umpan.

Namun, dominasi statistik itu tak berbanding lurus dengan hasil. Lebih jauh, performa Indonesia di SEA Games 2025 justru dinilai mengalami penurunan dibandingkan saat ditangani Gerald Vanenburg di ajang AFF. Pengamat sepak bola nasional Erwin Fitriansyah menilai perbedaan paling mencolok terletak pada konsistensi dan keberanian memainkan skema permainan.

“Cara mainnya lebih meyakinkan waktu ditangani Gerald Vanenburg. Indonesia bisa menguasai permainan,” ujar Erwin dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Jumat (19/12/2025). Menurut dia, dengan materi pemain yang relatif sama, penurunan justru terlihat pada aspek kreativitas, semangat juang, dan kesinambungan pola permainan.

Erwin menilai kondisi ini harus menjadi perhatian serius PSSI, terlebih federasi tengah menggodok keputusan penting terkait penunjukan pelatih tim nasional. Dua nama, Giovanni van Bronckhorst dan John Herdman, disebut masuk dalam radar. Siapa pun yang dipilih, kata Erwin, harus diberi mandat lebih luas untuk membenahi struktur kepelatihan secara menyeluruh.

“Tugas utama pelatih Timnas ke depan bukan hanya menyiapkan tim senior, tetapi membangun struktur yang menyambung dari U-17, U-20, U-23 hingga senior. Bukan model yang terpisah-pisah. Ini pendekatan strategis agar transisi pemain dan pelatih berjalan mulus,” ujarnya.

Menurut Erwin, konsistensi filosofi, strategi, dan taktik menjadi kunci agar Indonesia tidak hanya mampu mengejar ketertinggalan dari Vietnam di Asia Tenggara, tetapi juga memiliki fondasi kuat untuk bersaing di level Asia, bahkan dunia. Tanpa pembenahan sistemik, prestasi akan terus bersifat fluktuatif—sementara Vietnam melaju dengan arah yang semakin jelas. 

Read Entire Article