270 Hari, Indonesia Emas 2045, dan Pentingnya Generation by Design

1 month ago 24
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Anda Sapardan*

Di balik jargon “Generasi Emas, Indonesia Emas”, sesungguhnya ada 270 hari kehamilan, fondasi awal kehidupan dan bagian tak terpisahkan dari 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang sering terabaikan. Padahal setiap ibu menginginkan anaknya sehat lahir batin, tangguh, cerdas, dan produktif, sebagaimana Indonesia sebagai Ibu Pertiwi seharusnya memiliki tujuan yang sama.

Namun sejumlah data menunjukkan kenyataan yang tak berbanding lurus. Sebagaimana dilansir situs World Population Review, rata-rata IQ Indonesia 78,49, berada di posisi 130 dari 199 negara dan dianggap rendah di bawah rata-rata global (90-109). Angka stunting (kondisi yang sudah mencerminkan keterbatasan kognitif) 19,8 persen dengan tingkat wasting dan underweight sebesar 7,4 persen dan 16,8 persen. Dua kondisi yang berpotensi menjadi stunting jika tidak tertangani dengan baik dan benar.

Dengan hanya tersisa lima tahun bagi Indonesia untuk mengejar Bonus Demografi melalui generasi sehat, produktif, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus memenuhi target global SDG 2030, aksi nyata percepatan pembangunan manusia berkualitas secara komprehensif dan terintegrasi menjadi sangat penting.

Kisah miris almarhumah Ibu Irene Sokoy dan ibu-ibu hamil lain di seantero Indonesia menjadi saksi betapa mereka menjalani 270 hari kehamilan yang merupakan bagian penting tak terpisahkan dari 1.000 HPK -periode kunci untuk masa depan seorang anak- dalam keheningan, tanpa sistem pendukung yang layak, baik dari keluarga, komunitas, sistem kesehatan, maupun negara. Walau di satu sisi, Indonesia sudah memiliki banyak kebijakan, peta jalan, strategi yang dibuat dengan sangat baik oleh setiap kementerian dan lembaga terkait.

Hasil riset analisis kebijakan 1.000 HPK yang dilakukan Yayasan Rabu Biru dengan tingkat keselarasan lintas-sektor (horizontal coherence) dan kesinambungan antar-periode (temporal coherence) sebagai alat ukur efektivitas kebijakan, menunjukkan adanya: 

1. Keselarasan substansi tetapi pelaksanaannya terfragmentasi dimana pada praktiknya, intervensi 1.000 HPK berjalan secara sektoral—kementerian bergerak dengan mandat masing-masing tanpa satu kerangka operasional yang memaksa integrasi target, lokasi, dan waktu. Akibatnya, konvergensi yang diharapkan sering bersifat deklaratif, bukan implementatif.

2. Dari perspektif temporal coherence terlihat tujuan konsisten tetapi instrumen/program berubah tanpa transisi terpadu pada praktiknya sehingga perubahan instrumen dan sequencing yang cukup signifikan tidak disertai mekanisme transisi lintas-sektor yang jelas. Hal ini menciptakan risiko ketidaksinkronan fiskal, operasional, dan data pada fase awal implementasi RPJMN baru.

Seandainya berbagai kenyataan di atas dapat ditangani dengan ciamik melalui implementasi terkoordinasi dengan fungsi de-bottlenecking tegas didukung monitoring dan evaluasi konsisten berbasis data terintegrasi serta teknologi telemonitoring dalam satu rencana induk pembangunan manusia terperinci, maka generasi emas bisa dirancang, direncanakan. “Generation by Design” menjadi keniscayaan di Indonesia.

Seandainya rencana induk pembangunan manusia diejawantahkan melalui tim percepatan ad-hoc di bawah komando pemimpin tertinggi negara dimulai dari 1000 HPK dalam siklus kehidupan manusia, maka kekhawatiran saya selama 32 tahun sebagai ibu akan sirna karena 270 hari yang seringkali terabaikan akan terkelola dengan baik. Para perempuan akan menjalani kehamilan berkualitas yang dirancang untuk melahirkan mahakarya generasi emas, dan anak-anak Indonesia mendapatkan haknya untuk mengawali kehidupannya secara berkualitas.

Seandainya tulisan ini benar-benar diadopsi oleh pembuat kebijakan, maka kesempatan setara untuk melahirkan manusia berkualitas akan terbuka lebar, mendorong Indonesia melampaui sekadar ukuran GDP. Jika Indonesia sungguh ingin melahirkan generasi emas, maka 270 hari kehamilan harus ditempatkan

di pusat kebijakan pembangunan manusia, sebagai komitmen politik tertinggi bahwa negara hadir sejak awal kehidupan warganya.

*) Senior Adviser untuk kebijakan dan kesehatan di Rabu Biru Foundation, serta tenaga ahli bidang kesehatan dan digital pada salah satu kementerian. Penulis telah berpengalaman lebih dari 25 tahun di bidang kesehatan lintas sektor, mendapatkan penghargaan sebagai salah satu pioneer Femtech dan 50 Women in Tech di dunia, serta ditunjuk oleh Perdana Menteri Jepang sebagai salah satu anggota dewan penasihat independen inklusivitas negara G7 pada 2023.

Read Entire Article