GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X atau Sultan HB X menyinggung soal penegakan hukum di Indonesia.
"Hukum tidak boleh menjadi kemewahan yang hanya dapat diakses oleh kelompok tertentu, baik dari sisi ekonomi maupun pengetahuan hukum," kata Sultan saat peresmian Pos Bantuan Hukum Kalurahan/Kelurahan di Yogyakarta yang turut dihadiri Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, Selasa 20 Januari 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Sultan pun menuturkan, keadilan musti menjangkau hingga tingkat masyarakat paling bawah.
"Keadilan tidak berhenti di pusat dan tidak berjarak dari rakyat," ujar dia.
Menurut Sultan, kehadiran negara tidak cukup hanya melalui program dan anggaran, tetapi juga harus diwujudkan...






















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438274/original/083064300_1765278633-WhatsApp_Image_2025-12-09_at_17.44.57.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5084452/original/033272000_1736326442-image.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424608/original/098441100_1764148748-ananda_.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5445907/original/092174600_1765867826-BASKET_ADHIB.jpg)





:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5424782/original/075037300_1764155424-20251126_092808.jpg)



