Ramai Cashback & Promo Masuk Penghasilan Kena Pajak di Coretax, DJP Buka Suara

1 day ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Ilustrasi Coretax. Foto: M.Gunsyah/Shutterstock

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) angkat bicara menanggapi pertanyaan dan perbincangan publik terkait munculnya data cashback dan promo sebagai penghasilan dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan melalui sistem Coretax. Penjelasan ini disampaikan untuk meluruskan pemahaman sekaligus memberikan kepastian kepada Wajib Pajak agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2 Humas) DJP, Rosmauli, menjelaskan tidak seluruh cashback atau promo otomatis dianggap sebagai penghasilan yang dikenakan pajak. DJP menegaskan terdapat perbedaan perlakuan perpajakan berdasarkan karakteristik dan tujuan pemberian cashback tersebut.

Menurut DJP, cashback dapat dikategorikan sebagai penghasilan apabila memenuhi unsur tertentu, yakni bersifat penghargaan, diberikan kepada pihak tertentu dengan syarat tertentu, serta memiliki nilai ekonomis yang menambah kemampuan ekonomis penerimanya. Dalam kondisi tersebut, cashback menjadi objek Pajak Penghasilan.

“Cashback yang bersifat penghargaan, yaitu diberikan kepada pihak tertentu dengan syarat tertentu dan memiliki nilai ekonomis yang dapat menambah kemampuan ekonomis penerimanya, dapat dikategorikan sebagai penghasilan,” kata Rosmauli kepada kumparan, Minggu (25/1).

Apabila cashback tersebut diterima oleh Wajib Pajak Orang Pribadi dalam negeri, maka penghasilan tersebut dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemotongan dilakukan oleh pihak yang memberikan penghasilan.

Namun demikian, DJP menegaskan bahwa cashback yang sifatnya potongan harga langsung tidak termasuk sebagai penghasilan. Cashback yang diberikan secara umum kepada seluruh pembeli atau merupakan bagian dari strategi pemasaran tanpa unsur penghargaan tidak dikenakan pajak dan tidak menjadi objek pemotongan PPh.

Selain cashback, DJP juga menjelaskan perlakuan pajak atas komisi yang diperoleh dari program afiliasi (affiliate) yang diselenggarakan oleh platform marketplace. Penghasilan dari aktivitas tersebut merupakan objek Pajak Penghasilan dan dilakukan pemotongan PPh Pasal 21 oleh pihak penyelenggara marketplace selaku pemotong pajak.

DJP juga menanggapi pertanyaan terkait mengapa data tertentu dapat muncul dalam SPT Tahunan melalui Coretax. Rosmauli menjelaskan bahwa Coretax menggunakan mekanisme prepopulated data, yakni pengisian otomatis berdasarkan bukti pemotongan pajak yang telah dilaporkan oleh pemotong pajak.

“Sehubungan dengan penerapan Coretax, sistem ini menggunakan mekanisme prepopulated data, yaitu data bukti pemotongan pajak yang dibuat oleh pihak pemotong akan terisi otomatis dalam SPT Tahunan Wajib Pajak,” ungkapnya.

Pedagang melakukan live melalui TikTok Shop untuk menawarkan barang dagangannya, di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (18/12/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Artinya, data tidak akan muncul tanpa dasar yang sah. Data hanya akan terisi apabila memang terdapat penghasilan yang dipotong pajaknya dan pemotong pajak menerbitkan bukti potong PPh sesuai ketentuan. Sebaliknya, apabila suatu transaksi bukan objek pemotongan pajak, maka tidak akan diterbitkan bukti potong dan otomatis tidak akan muncul dalam SPT Tahunan.

Lebih lanjut, DJP menekankan bahwa fitur prepopulated data pada Coretax justru dirancang untuk memberikan kemudahan dan kepastian hukum bagi Wajib Pajak. Dengan sistem ini, Wajib Pajak tidak perlu lagi menghimpun bukti potong dari berbagai pihak karena seluruh data yang sah telah tersedia...

Read Entire Article