Menag: Bahasa Agama Lebih Efektif Cegah Pengerusakan Lingkungan Ketimbang Birokrasi

1 month ago 30
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG — Menteri Agama (Menag) Prof KH Nasaruddin Umar menekankan pentingnya teoekologi untuk menangani problem perusakan lingkungan hidup. Menurut dia, penggunaan bahasa agama berpotensi lebih efektif dalam mencegah aksi perusakan lingkungan. 

Menag mengungkapkan, dia telah mengenalkan dan membawa konsep ekoteologi ke Kementerian Agama (Kemenag) sejak dilantik menjadi Menag. "Pada waktu itu saya melihat bahwa problem besar bangsa bahkan dunia di masa depan adalah problem lingkungan hidup. Nah, tidak mungkin bisa melakukan pemeliharaan lingkungan hidup dengan menggunakan bahasa politik, bahasa birokrasi. Tapi yang paling efektif itu adalah menggunakan bahasa agama,"ujar Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut saat diwawancara di Kantor Wilayah Kemenag Jawa Tengah (Jateng) di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (8/12/2025). 

Dia menilai, doktrin agama dapat digunakan dalam isu lingkungan hidup. "Misalnya, kita dapat pahala kalau merawat lingkungan dan berdosa kalau kita merusak lingkungan. Jadi kalau konsep dosa/pahala ini dipakai untuk memelihara lingkungan, itu akan lebih efektif daripada bahasa-bahasa hukum,"kata dia. 

Nasaruddin mengungkapkan, meski saat ini sudah ada peraturan hukum yang melarang perusakan lingkungan, hal tersebut masih terus terjadi. "Tapi kalau agama yang memberikan teguran, 'Ini dosa loh kalau kita melakukan seperti ini'. Inilah pentingnya menggunakan bahasa agama dalam rangka memelihara lingkungan hidup," ujarnya. 

Ketika memberikan ceramah di hadapan para pegawai Kanwil Kemenag Jateng, Nasaruddin turut menyinggung tentang ekoteologi.  Dia mengatakan, Tuhan menciptakan sesuatu secara berpasangan, termasuk di dalamnya langit dan bumi.

Nasaruddin menyebut, langit dan bumi merupakan pasangan makrokosmos. Dari interaksi keduanya, lahirlah makhluk hidup seperti tumbuh-tumbuhan. Oleh sebab itu, merusak lingkungan dapat memicu kemarahan semesta. "Maka itu, merusak tanaman, merusak lingkungan, atau melakukan pembiaran terhadap musnahnya, apalagi dengan sengaja membakar, tentu bapak kandungnya marah, ibu kandungnya marah. Dalam hal ini kita perlu belajar pada tradisi ini. Tidak boleh sembarangan menebang," ucap Nasaruddin. 

Read Entire Article