KEMENTERIAN Haji dan Umrah menegaskan bahwa petugas haji disiapkan untuk melayani dan mengurus jemaah, bukan sekadar menumpang berangkat ke Tanah Suci. Penegasan ini disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak merespons sorotan publik soal pola pelatihan petugas haji yang dinilai bernuansa semi-militer.
“Petugas yang muncul di media sosial kebanyakan diberitakan soal semi-militer dan militarismenya. Apakah benar semi-militer? Iya, memang iya,” kata Dahnil dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026.
Menurut dia, pendekatan semi-militer dalam pelatihan diperlukan untuk membentuk kedisiplinan, kekompakan, dan jiwa korsa petugas.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Dahnil menjelaskan, pelatihan petugas haji tidak...






















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438274/original/083064300_1765278633-WhatsApp_Image_2025-12-09_at_17.44.57.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5084452/original/033272000_1736326442-image.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424608/original/098441100_1764148748-ananda_.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5445907/original/092174600_1765867826-BASKET_ADHIB.jpg)





:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5424782/original/075037300_1764155424-20251126_092808.jpg)



