Ilustrasi(Antara)
Huruf idgham adalah salah satu hukum tajwid yang paling sering muncul saat membaca Al-Qur'an. Jika kamu ingin bacaanmu lebih lancar dan sesuai kaidah, wajib hukumnya memahami idgham dengan benar. Di artikel ini kita akan bahas dua jenis utama: idgham bigunnah dan idgham bilagunnah beserta contoh-contohnya yang paling mudah diingat.
Apa Itu Hukum Idgham dalam Tajwid?
Hukum idgham terjadi ketika ada nun sukun (نْ) atau tanwin (ًَ -ٍِ -ٌُ) bertemu dengan huruf idgham. Nun sukun atau tanwin tersebut “dimasukkan” ke huruf berikutnya sehingga huruf nun-nya tidak terbaca, tapi cara pengucapannya berbeda tergantung hurufnya.
Jenis-Jenis Huruf Idgham
Ada enam huruf idgham yang terangkum dalam huruf hijaiyah ي ن م و ل ر (dibaca: ya-nun-mim-wawu-lam-ra). Keenam huruf ini dibagi menjadi dua kelompok besar:
1. Idgham Bigunnah (دخول مع غنة) – Ada Dengung
Idgham bigunnah terjadi ketika nun sukun atau tanwin bertemu 4 huruf berikut:
ي - ن - م - و (disingkat menjadi ينمو)
Ciri khas: ada suara dengung (ghunnah) sekitar 2 harakat.
Contoh Idgham Bigunnah
- مِنْ نُّوْرٍ → مِنُّورٍ (QS. Al-Baqarah: 257) – dengung pada ن
- سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ → سَمِيعُنْ عَلِيمٌ → سَمِيْعُنْعَلِيْمٌ (dengung pada ن)
- مِنْ مَّاءٍ → مِمَّاءٍ (dengung pada م)
- عَذَابٌ وَاصِبٌ → عَذَابُوْ وَاصِبٌ (dengung pada و)
- هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَ → هُدَلِّلْمُتَّقِينَ (dengung pada ي)
2. Idgham Bilagunnah (دخول بلا غنة) – Tanpa Dengung
Idgham bilagunnah terjadi ketika nun sukun atau tanwin bertemu 2 huruf:
ل - ر (lam dan ra)
Ciri khas: nun sukun/tanwin langsung dilebur tanpa suara dengung, dan huruf lam/ra dibaca tafkhim atau tarqiq sesuai kaidah.
Contoh Idgham Bilagunnah
- مِنْ لَّدُنَّا → مِلَّدُنَّا (QS. Maryam: 13) – tanpa dengung pada ل
- مِنْ رَّبِّهِمْ → مِرَّبِّهِمْ (tanpa dengung pada ر)
- فَضْلٌ رَّحْمَةٌ → فَضْلُرْرَحْمَةٌ (ra dibaca tebal karena fathah)
- مِنْ لَّوْنٍ → مِلَّوْنٍ (lam jelas tanpa ghunnah)
Tabel Ringkasan Huruf Idgham
| Idgham Bigunnah | ي ن م و (ينمو) | Ada | ± 2 harakat |
| Idgham Bilagunnah | ل ر | Tidak ada | Tanpa ghunnah |
Kesalahan Umum saat Membaca Huruf Idgham
- Membaca idgham bigunnah tanpa dengung → jadi salah hukum
- Menyalakan ghunnah pada huruf ل dan ر
- Lupa mentasydidkan huruf setelah idgham (harus dibaca panjang 2 harakat)
Kesimpulan
Menguasai huruf idgham akan membuat bacaan Al-Qur'an kamu jauh lebih merdu dan benar. Ingat saja: kalau ketemu ي ن م و → wajib dengung. Kalau ketemu ل ر → langsung lebur tanpa dengung. Semoga artikel ini membantu!
Selamat belajar tajwid dan semoga bacaan kita semakin tartil.

2 months ago
16





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438274/original/083064300_1765278633-WhatsApp_Image_2025-12-09_at_17.44.57.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5084452/original/033272000_1736326442-image.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424608/original/098441100_1764148748-ananda_.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5445907/original/092174600_1765867826-BASKET_ADHIB.jpg)





:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5424782/original/075037300_1764155424-20251126_092808.jpg)



