KEPALA Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii masih mengharapkan ada mukjizat yang menghampiri korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Pesawat yang diawaki tujuh orang kru dan tiga penumpang itu jatuh di wilayah Maros, Sulawesi Selatan pada 17 Januari 2026.
Dia mengatakan tidak ada korban yang sebetulnya bisa ditemukan dalam keadaan selamat. "Namun saya sampaikan kami masih tetap mengharapkan ada mukjizat, ada korban yang bisa kami selamatkan dalam kondisi hidup," kata dia usai menghadiri rapat bersama Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat pada Selasa, 20 Januari 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Syafii mengaku pernah melihat adanya mukjizat dari peristiwa kecelakaan pesawat. Kala itu, ujar dia, ada insiden jatuhnya pesawat yang menyebabkan bodi moda udara itu hancur. Dia tak menjelaskan di mana dan kapan insiden terse...






















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438274/original/083064300_1765278633-WhatsApp_Image_2025-12-09_at_17.44.57.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5084452/original/033272000_1736326442-image.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424608/original/098441100_1764148748-ananda_.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5445907/original/092174600_1765867826-BASKET_ADHIB.jpg)





:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5424782/original/075037300_1764155424-20251126_092808.jpg)



