MANTAN Gubbernur Jakarta dan calon presiden pada pemilihan umum 2024, Anies Baswedan, meminta Indonesia mengambil posisi yang jelas dan lebih proaktif dalam berdiplomasi di kancah internasional. Anies mengingatkan bahwa kondisi dunia hari ini sudah sangat dinamis, dimana negara-negara besar secara terang-terangan kerap melanggar aturan-aturan internasional.
Karena itu, kata Anies, Indonesia harus mengambil sikap yang tegas dan tidak terbawa arus. "Diplomasi harus proaktif, tak bisa netral yang pasif. Membangun jembatan, jangan sekadar ikut arus," kata Anies lewat akun media sosial X miliknya, pada Rabu, 21 Januari 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Dalam cuitan tersebut, Anies semula menyoroti pidato Perdana Menteri Kanada Mark Carney dalam World Economic Forum, Davos. PM Carney, menurut Anies, secara "blak-blakan" telah mengakui bahwa dunia yang s...






















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438274/original/083064300_1765278633-WhatsApp_Image_2025-12-09_at_17.44.57.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5084452/original/033272000_1736326442-image.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424608/original/098441100_1764148748-ananda_.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5445907/original/092174600_1765867826-BASKET_ADHIB.jpg)





:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5424782/original/075037300_1764155424-20251126_092808.jpg)



